Hai, aku Jihan, dan masih Jihan tapi dengan versi yang berbeda.
Rasanya sudah lama sekali aku tidak pernah menulis, terlalu banyak hal yang terjadi 6 bulan terakhir, sampai akhirnya sekarang aku kembali menemukan motivasi untuk menulis lagi.
Hari ini, 11 Oktober 2023, aku duduk sendiri di rooftop apartemen ku, menanti matahari terbenam sekaligus menjemur baju yang baru saja aku cuci siang tadi, semua orang hari ini pergi ke Amman ( ibu kota Yordania) untuk menghadiri kajian bersama ustadzah oki, tapi entah mengapa aku tidak berminat untuk ikut... aku memutuskan untuk tinggal sendiri di kamar ku, karena hanya aku yang hari ini tidak ikut ke amman.
Entah sejak kapan, aku tidak suka lagi dengan keramaian, padahal aku suka sekali bergaul dengan banyak orang. ( si paling friendly) tapi malah ga nyaman kalo ngeliat kerumunan orang wkwkwkwk... Sekarang, semua nya sudah terjadi, aku sudah disini, timur tengah! Di Yordania ( akhirnya aku keluar negeri) pengalaman pertamaku pergi keluar negeri, dan itu sendiri, sebenernya ga sendiri sendiri amatt karena aku ditemenin dua temen cowo ku, nidio dan njen. Aku juga disini dapat teman yang sangat baik, kakak kelas yang sangat peduli dan lingkungan yang cukup nyaman, walau masih culture shock sih wahahhaha
Aku masih punya banyak harapan untuk diriku sendiri saat ini, semoga saja yang kali ini, harapan ku tidak tenggelam lagi ya.
.
seperti biasa aku sudah sangat jarang untuk menyelesaikan tulisanku, entah sudah berapa lama aku tidak pernah bisa lagi melarikan diri lewat tulisan...kadang ekspetasi dalam kepala ku sangat menumpuk sampai sampai berbalik menyerangku dengan rasa kecewa dan kegagalan yang bertubi tubi. aku rasa tahun ini tahun dimana aku bahkan gatau sebenarnya apa lagi yang harus aku usahakan. tapi itu hanya akan terlintas untuk menjadi bagian pelengkap,badai akan berlalu, berlalu lalang maksudku...
banyak hal baru yang aku temui disini aku tak pernah bisa menilai bahwa ini memang hal baik atau ini balasan dari segala kesalahan yang dahulu aku miliki. dititik dimana aku bingung, harus kemana lagi aku berlari.. masih adakah jalan menuju roma yang aku inginkan, mampu kah jiwa dan raga ini menjemputnya? di titik dimana aku sudah seharusnya tidak percaya dengan ekspektasi yang ku buat, tapi buat ku , aku harus tetap hidup walau dengan ketakutan akan harapan yang mengecewakan.
selamat berjuang lagi yaa jihan
Komentar
Posting Komentar