Langsung ke konten utama

Kembali patah hati

Hai, sudah berapa purnama, aku tidak singgah disini... Aku kembali, kembali untuk menulis luka yang terjadi lagi. Tapi kali ini, aku tanggung jawab dalam patah hati....


         Selain urusan perut dan keuangan, urusan perasaan juga tidak bisa dipungkiri kompleksitasnya. Jika kita berbicara tentang Cinta, tentu saja itu tak akan ada habisnya. Karena cinta merupakan perasaan yang dapat dimiliki dan dirasakan siapa saja. Akan sangat indah jika cinta datang dan berjalan sesuai dengan harapan kita, namun apa jadinya jika cinta datang hanya untuk membangun luka ? 

“ if you fall in love, you’ll fool in love” 

Indahnya jatuh cinta akan disertai kebutaan logika, tidak sedikit dari kita, ketika jatuh cinta, kita seolah- olah sangat mengenal pasangan kita, hingga kita selalu mengelak ketika diberitahu fakta negatif tentang pasangan kita. Menutup pandangan kita akan realitas kehidupan bahwa cinta, tak selamanya berakhir indah. ya cinta akan sangat berbahaya, jika kita tidak mampu untuk mengendalikannya. 

“Terkadang Hati manusia perlu Ditusuk, agar Cahaya dapat Masuk”

Rasa kecewa akan cinta, tidak bisa kita hindari keberadaanya. Kalau ketika jatuh cinta kita bisa menikmati perasaan bahagia bersama pasangan kita, namun kalau patah hati itu datang, hanya ada diri kita sendiri yang akan menghadapinya. Perasaan sedih yang tak karuan, rindu yang berkepanjangan, serta terulangnya banyak kenangan indah di pikiran. Membuat kita tersiksa akan kepergian cinta dalam hidup kita. 

Tapi apakah pantas, ketika kita gagal dalam percintaan, maka kita menyalahkan keadaan? Menyalahkan orang yang telah menaruh luka kepada kita? 

Dalam prinsip filosofi teras yaitu “ hidup selaras dengan alam” yang artinya semua peristiwa di dalam hidup adalah bagian keterikatan dan sebab akibat dari semesta yang lebih besar. Ada sebagian hal dalam hidup yang berada di bawah kendali kita, dan ada yang tidak di bawah kendali kita. sumber emosi negatif bukanlah karena peristiwa - peristiwa yang terjadi dalam hidup kita, melainkan karena presepsi/ anggapan/pendapat kita terhadap peristiwa tersebut. 

Jika cinta tidak lagi bisa membawa kita kepada kebahagiaan, lantas untuk apa ia dipertahankan? Menunggu adanya perubahan tidak akan terjadi, jika hanya salah satu peran yang mencari jalan. Putus cinta memang menyakitkan. Namun bukan berarti hadirnya adalah sebuah kesalahan. Dari pada menyalahkan keadaan dan beranggapan bahwa kitalah yang paling tersakiti. Lebih baik kita lapang dada dengan apa yang telah terjadi. 

Jadi, patah hati merupakan tanggung jawab kita sendiri dalam menanggulanginya. Memang dalam melewatinya akan banyak derai air mata, rasa tidak terima, dan rasa bersalah yang menyelimuti diri sendiri. Tapi bukan berarti kita berhak untuk membenci orang yang pernah kita sayangi. Cukupkan patah hatimu dengan menerima keadaan. Menjadikan kisahmu sebagai pelajaran dan pengalaman , untuk bisa membangun cinta yang lebih baik lagi di masa yang akan datang.  

Komentar

Pada baca ini nih

Hallo Madinah ! ( Jihan's Spiritual Journey ) Part 2

   Sampailah dimana tanggal gw berangkat umroh, yak bus gw jam 8 pagi dan gw baru tidur ja 2 pagi karena ada beberapa kendala di warung sehari sebelum gw bakalan berangkat ke saudi.  Tapi itu semua bisa diselesaikan dengan baik dan karena di hari sebelumnya gw udah nyicil buat packing, dan bisa diakui gw anak nya ga gitu neko neko jadi pac, nah di hari gw berangkat itu packing gw cukup simple dan menyeluruh ( dan karena gw juga udah nyiapin catetan apa yang harus dibawa juga dari jauh jauh hari.)  Perjalanan dari Irbid ke Madinah kurang lebih 15 jam di luar istirahat rest area dan pengecekan barang di bagian imigrasi. Dan kerennya, gw ga bawa powerbank padahal batre gw cukup boros xixixi, jujur sebenernya gw agak panik tadinya tapi untungnya ga masalah sih, karena aku ga terlalu sering buka hp juga.  H-3 sebelum berangkat gw udah buat meal preparation untuk perjalanan panjang ini, berupa nasi ayam goreng daun jeruk dengan tumis sawi, aku juga bawa beberapa buah ...

Lost In Terminal - ( Jihan's Spiritual Journey) part 9

  Pikiran gw udah bener bener kemana mana dan gw langsung mikir duit gw riyal gw udah sekarat dan sekarang gimana.. Gw ga sadar muka gw yg udah pucet langsung berlinang air mata menangis bingung tapi disitulah allah tidak pernah membiarkan hambanya kesulitan.. Gw ga tau tapi menurut gw ini ajaib banget dari banyak nya pekerja imigran di arab saudi ini.. Ternyata di terminal itu ada salah satu pekerja.. Dan beliau orang indonesia.. Lebih tepatnya orang madura..  Namanya pak jamal, beliau langsung nyamperin aku dan berusaha nenangin aku sambil menggeledah semua barang bawaaan ku barang kali ada passpor nyempil.. Tapi gw yakin banget paspor itu cuma gw taro di tas itu doang.. Akhirnya gw diajak masuk keruangan dan pak jamal berusaha menenangkan gw.. Beliau manggil teman temannya untuk nanya gimana penyelesaian masalah gw ini.., gw langsung ceritain keadaan gw dan gw inget agak mustahil kalo dokumen ini ketinggalan di hotel atau dar gw karena emang ga pernah gw turunin , even pas ...

Berharap Diantar, Malah Terlantar ( Jihan's Spiritual Journey ) part 10

  Akhirnya paspor gw jadi coy.. Dengan foto baru dan nomor baru.. Huft, dann bayar denda yang sgt mahal juga huft.. Untungnya selama di mekkah aku sempat tidurnya di hotel dan biaya makan nya dari hotel jadi masih ada saving money buat bayar denda paspor inieh..  . Sampai lah di perjalanan Pulang ke Tanah Orang… Bisa dlihat ini perjalanan nya harusnya 17jam 36 menit ya guys yah, tapi ini belum sama ke rest area bisa 4x mungkin harusnya 27jam yah normalnya..  Di awal perjalanan semua teras lancar, aku pamitan sama orang orang terminal, huft sedih banget guys karena ternyata seru banget disana wkwk.. Aku berangkat jam 4 kurang dan sampai besok nya g ada terjadi apa ap akarena emang yang lama perjalanan dari mekkah sampai ke perbatasan saudi..  ( ini buka puas di bus, untungnya 30 menit sebelum berangkat sempet buat goreng tahu dan masak bakso kecap, dan dibawain perbekalan cukup banyak oleh pak jamal hehe)  ( menjadi satu satunya orang asia tenggara di bus kala it...