Dari 10 part cerita yang gw abadikan ini, sebenarnya main pointnya ada disini..
yaa… moral value nya ceritanya mah..
Pertama tama, alasan gw menuliskan 50 halaman cerita ini, tak lain dan tak bukan tentu saja untuk mengenang betapa Allah baik banget sama aku..
Dengan di pertemukan dengan banyak orang baik di sekitarku selama aku di berikan tantangan dalam hidup..
Ia yang paling mengenal hambanya, ia yang paling tau bagaimana caranya memberi pelajaran kepada hambanya, ia yang selalu tau apa yang kita butuhkan bukan yang kita ingingkan,
Ia yang maha pengasih, ia yang maha penyayang…
Padahal aku masih belum becus jadi hamba, tapi uluran pertolongannya selalu ada,
Sungguh, tiada yang lain selain dirimu..
selanjutnya..
Tulisan ini jadi tempat ucapan terima kasih, kepada kedua orang tua ku, yang senantiasa mendoakan dan memberi dukungan pada anaknya, walaupun anaknya kaya monyet lepas alias liar banget kelakuannya.. Tapi mereka senantiasa memaklumi dan memaafkan segala perbuatan anak bungsu nya yang penuh gebrakan ini..
Terimakasih ibu dan bapak, panjang umur yaa… biar jihan masih punya kesempatan buat bahagian dan bikin kalian bangga sama jihan.,
Terimakasih selanjutnya untuk
pak jamal, kak cut, pak tri, mas rasyid, pak harto, hasna, kak zalfa, hilda, kak salamah, gus aldani, kak husna, ka farida, ustadzah dian, kak rahma, kak ratu, kak melda , bu ari, bunda yeni, ibnu hambali, ALEE wkwkw, mas masrur, admin abu zakir dan masih banyak lagi orang baik yang ku temui selama disana yang mungkin gabisa tersebut disini.. Tapi aku bener bener bersyukur bisa dipertemukan dengan orang orang baik selama perjalanan kemarin.
Tak lupa terimakasih, kepada para pembaca blogspot ini.. hehehehe makasih loh dibaca sampai akhir.. jadi terharu..
Dan semua orang disekitarku yang banyak sekali membantu dan memberi ilmu, semoga kalian selalu dalam lindungan Allah SWT yawhh
Terakhir, tulisan ini tentu saja buat Jihan Amalia Rossa, iya diri ku sendiri!
Jihan, makasih udah terus berani mengambil langkah, makasih sudah selalu berusaha,
Anak perempuan dengan banyak pertanyaan tentang keimanan dan ketuhanannya, sekarang udah nemu jawabanya kan? Sekarang kamu udah merasakan dan membuktikan keajaiban yang emang gabisa kamu logikain itu kan?
Dari semua yang terjadi selama perjalanan kemarin, udah direncanain mateng- mateng tapi ternyata tetap banyak missed out nya.
Tapi aku ga ada penyesalan sama sekali, karena udah di rencanain rapih aja ada missed out, apalagi kalau nggak di tata sama sekali?
Lewat perjalanan ini aku sadar, bahwa setiap dari kita berpotensi untuk senantiasa melakukan kesalahan dan tanpa disadari setiap dari kita juga berpotensi bisa saling menyakiti, padahal tak ada niat untuk hal itu terjadi..
Tapi begitulah dinamika kehidupan membangun pribadi kita untuk bisa lebih lapang dan lebih luas dalam memandang segala sesuatu yang terjadi dalam hidup ini.
Konflik, kegagalan, kesalahan dan kekecewaan, adalah hal yang tidak bisa kita hindari keberadaanya. Siap tidak siap, kita harus siap untuk menghadapi dan mensyukuri kehadirannya..
-
Semua akan berlalu, biarkan luka itu mengering bersama waktu..
Masa lalu itu guru yang baik, tapi tempat tinggal yang buruk. Tidak seharusnya kamu berlarut, tanpa mau turut serta memperbaiki celah dan salah yang kamu miliki.
Itu butuh waktu..
Kamu ga harus bisa menguasai semuanya hari ini…
Karena kedepannya pun akan tetap banyak masalah terjadi, akan selalu ada banyak kehilangan yang menghampiri.. tapi tidak ada solusi paling indah selain menerima nya, dan kembali percaya bahwa segala yang sudah dikehendaki allah pasti sudah sebaik baiknya..
Tugas mu hanya berusaha, berdoa dan berlapang dada..
-
Ini untuk kamu jihan, kamu Masih Jauhh.. Jauhh banget dari kata baik.. Kalau dicari kurangnya malah lebih berlimpah kayanyaa.. Berapa banyak perkataan mu yang menyakiti orang lain, berapa banyak tindakan mu yang menyinggung orang lain, berapa banyak kehancuran yang kamu perbuat ke diri kamu sendiri..
Ga sekali dua kali dia berpikir untuk mengakhiri semua ini.. untung ga jadi yah,
Karena dari banyak nya cobaan yang dihadapi, pasti punya jawaban nya sendiri.. tinggal seberapa kuat kita bertahan dan bersabar untuk menunggu jawaban itu
Dari masalah - masalah itulah aku jadi semakin mengenal diri ku, jadi tau mana yang harus diperbaiki, jadi tau kemana lagi perjalanan ini harus dilanjuti
Dia jihan selalu mengusahakan yang terbaik, mungkin caranya salah, bahkan ga jarang malah bikin hidupnya makin susah..
tapi dia ga mencoba untuk menyerah, dia berserah
Kini dia tau ranah nya bagaimana..
Dia jihan, sampai sekarang masih sering melakukan kesalahan yang sama.. apakah dia bodoh? Tentu saja iya, semakin banyak dia mencari tau dia semakin sadar bahwa dia bukan apa apa
Dia jihan, masih sangat jauh dari kata sempurna tapi dia tidak berhenti untuk menjadi versi yang lebih baik dari jihan yang sebelumnya..
Terus bertumbuh dan berkembang yaa..
semoga masih panjang perjalanan kamu disana!
-
Minal aidzin walfaidzin semuanya! Tulisan ini sengaja aku terbitkan utuh semuanya di akhir ramadhan ini,
Karena pas aja ga sih moment nya… jadi berasa ngasih THR ke diri sendiri tapi bentuk tulisan wkwkwk
.
Ramadhan 2025, akan menjadi yang paling berkesan sejauh ini… semoga kita masih bisa bertemu lagi ya di ramadhan tahun depan!
See you guys💗
In any way, this is piece of art that shaped as an text that inspired me to step ahead, this is not all about Umrah, but this piece of art also contains emotional and also spiritual influence for me, Thanks for this piece of text that makes me stand up in any way
BalasHapus